Pengadaan Lahan Kantor Camat Tebat Karai, Penyidik Temukan Fakta Baru

Penyidik Kejari Kepahinag saat melakukan pemeriksaan lanjutan, terkait pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai.
Penyidik Kejari Kepahiang saat melakukan pemeriksaan lanjutan, terkait pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai.

Potret Raflesia – Ternyata, ada salah satu oknum anggota Banggar DPRD Kepahiang tahun 2015 yang meminta lahan tanah Kantor Camat Tebat Karai untuk dibeli, hal ini terungkap dalam pemeriksaan lanjutan terkait indikasi tindak pidana korupsi pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai oleh penyidik Kejari Kepahiang. Pemeriksaan lanjutan pada Senin (21/9) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menghadirkan mantan pejabat tinggi Pemkab Kepahiang tahun anggaran 2015.

Baca juga: 5 Mantan Anggota Banggar 2015 Ikut Dipanggil Jaksa

Kejari Kepahiang Ridwan SH, melalui Kasi Pidsus Riky Musrida SH MH didampingi Kasi Intel Arya Masepa SH, membenarkan ada empat TPAD yang diperiksa yaitu, mantan Sekretaris Daerah Kepahiang Hazairin, mantan Kepala DPPKAD Kepahiang Periandi, mantan Kepala Bappeda Kepahiang RA. Deni dan Mantan Kabid Anggaran DPPKAD Eko Syahputra.

“Dalam pemeriksaan lanjutan ini kita temukan kembali fakta baru, dimana ada salah satu oknum anggota Banggar yang meminta pembelian lahan Kantor Camat Tebat Karai dan ke depan masih ada beberapa lagi anggota Banggar yang akan kita periksa untuk melengkapi keterangan dan setelah itu kita akan segera menetapkan tersangkanya, karena KJPP telah menyatakan dengan tegas bahwa harga jual lahan tersebut tidak wajar”,papar Riky.

Untuk diketahui, pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai tersebut bernilai Rp 1.125.000.000. dengan ukuran tanah lebih kurang 8.830 M² dengan harga per M²-nya sebesar Rp 127. 406. Lokasi di Desa Taba Saling Kecamatan Tebat Karai dengan PBB pada masa itu hanya 10.000. Menariknya pembelian lahan untuk Kantor Camat Tebat Karai ini berada dalam satu SK Bupati no 590-675 tahun 2015 dengan pembelian lahan Balai Benih Tanaman Pangan seluas 7.500 M² yang berada di Kecamatan Kepahiang, yang merupakan lokasi wilayah pusat Kota yaitu Desa Kutorejo dengan nilai jual jauh di bawah harga tanah lahan kantor Camat Tebat karai yang berada di pinggiran kota. Untuk Lahan yang ada di Desa Kutorejo tersebut hanya di hargai Rp 57.333 per M² kurang dari setengah harga permeter tanah lahan Kantor Camat Tebat Karai. (Soe)