Peringati Hari Oeang, DJPb Bengkulu Lepas Penyu dan Tanam Pohon

Peringatan Hari Oeang, dengan kegiatan Pelepas liaran Penyu dan Penanaman Pohon
Peringatan Hari Oeang, dengan kegiatan Pelepas liaran Penyu dan Penanaman Pohon.

Potret Raflesia РDalam rangka memperingati Hari Oeang ke-74, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Penanaman Pohon serta Pelepasan Penyu bersama seluruh jajaran, Sabtu (24/10).

Hadir dalam kegiatan ini Plt. Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah. “Ini dalam rangka Hari Oeang ke-74 ada beberapa acara yaitu pelepasan penyu, kemudian penanaman pohon, saya pikir itu sangat baik tentunya, kami dari pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Kemenkeu Perwakilan Bengkulu yang selama ini bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu”, jelas Plt. Gubernur Dedy Ermansyah mengapresiasi kegiatan.

Bekerjasama dengan Konservasi LATUN (Lestari Alam Laut Untuk Negeri) Kota Bengkulu dalam pelepasan Penyu, Plt. Gubernur Dedy berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan demi menjaga kelestarian Penyu yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Kita tahu Penyu dalam kondisi yang kritis menuju kepunahan dan kawan-kawan kita dari LATUN mengembangkan itu, kita mengucapkan terima kasih mudah-mudahan Penyu di Provinsi Bengkulu tidak punah”, harap Dedy.

Peringatan Hari Oeang merupakan sejarah pertama kalinya beredar Uang Republik Indonesia hingga diperingati sebagai Hari Oeang, dijelaskan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, Ismed Saputra, selain pelepasan penyu dan penanaman pohon, juga digelar sepeda bersama jajaran Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu. Total 25 Penyu yang dilepas kali ini, 5 dewasa dan 20 Penyu anakan.

“Tujuan kita ini terkait publikasi kehumasan, itu untuk membangun kepedulian masyarakat sebetulnya, dan sektor pariwisata ini salah satu sektor yang bisa kita kembangkan dalam pandemi Covid ini dengan menjaga protokol kesehatan juga bisa menggerakkan sektor ekonomi”, jelas Ismed Saputra. (Su41/MC)