Gerakan Menanam 10.000 Kelapa di Pantai Panjang, Fachrulsyah: Gemapala Berikan Manfaat Besar untuk Kota Bengkulu
Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Fachrulsyah, memberikan apresiasi terhadap Gerakan Menanam 10.000 Kelapa (Gemapala) yang digagas oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Gerakan ini akan dilaksanakan di Kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu pada Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, yang dinilai memiliki banyak manfaat.
Menurut Fachrulsyah, pohon kelapa di kawasan pesisir pantai memiliki peran penting dalam mencegah erosi dan abrasi yang dapat merusak daratan dan bangunan di pesisir. “Pohon kelapa dapat melindungi pesisir, memecah gelombang, dan mengurangi dampak terjangan ombak, sehingga melindungi daratan dan bangunan dari kerusakan akibat abrasi dan banjir,” ungkap Fachrulsyah, Minggu (3/8/2025).
Fachrulsyah juga menambahkan bahwa pohon kelapa memberikan nilai estetika yang menarik, sehingga dapat mendukung sektor pariwisata. “Pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang pantai memberikan keindahan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujarnya. Selain itu, pohon kelapa turut berperan dalam menyerap karbon dioksida, membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Lebih lanjut, Fachrulsyah menegaskan bahwa Gemapala Walikota Bengkulu merupakan langkah positif yang dapat memberikan banyak manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Sebelumnya, dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Fachrulsyah juga mengajak masyarakat Bengkulu untuk mengibarkan Bendera Merah Putih. Ajakan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan menyemarakkan bulan kemerdekaan dan memperkuat semangat persatuan serta cinta tanah air.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama mengibarkan Merah Putih menyambut HUT ke-80 RI dengan semangat yang menyala!” seru Fachrulsyah pada Sabtu (2/8/2025).
Fachrulsyah menambahkan bahwa pengibaran bendera bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan dan komitmen untuk melanjutkan perjuangan mereka. Ia juga mengingatkan bahwa Bendera Merah Putih pertama kali dijahit oleh seorang putri Bengkulu, Ibu Fatmawati Soekarno.
“Selain menjadi saksi sejarah, Bengkulu juga memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mari kita jaga warisan itu dengan mengibarkan Merah Putih,” tandas Fachrulsyah.


Komentar (0)