Ini Misi Khusus Wali Kota Dedy di Yogyakarta, Lobi Bengkulu Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI
Bengkulu – Di balik kunjungannya ke Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Yogyakarta, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi membawa misi khusus, menjadikan Kota Bengkulu sebagai tuan rumah Rakernas JKPI selanjutnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Bengkulu untuk menjadikan kota ini sebagai pusat penyelenggaraan event nasional.
“Ini momentum dan kesempatan, kita ingin tawarkan agar Kota Bengkulu menjadi tuan rumah pada kegiatan Rakernas JKPI berikutnya, mohon doa dan dukungannya,” ujar Dedy lewat siaran pers Pemkot Bengkulu, Rabu (6/8).
Menurut Dedy, jika Bengkulu berhasil menjadi tuan rumah, dampaknya akan sangat besar terhadap ekonomi lokal. Hotel-hotel akan penuh, sektor kuliner akan ramai, dan produk UMKM akan ikut terangkat.
“Kita ingin ecent-event nasional seperti JKPI ini diselenggarakan di Kota Bengkulu, bumi merah putih. Dengan begitu, hotel-hotel akan penuh. Pengunjung juga akan belanja, makan di rumah makan/restoran dan beli oleh-oleh. Maka dengan begitu terjadi perputaran uang sehingga ekonomi akan tumbuh,” tegasnya.
Dedy pun tampak aktif melobi sejumlah wali kota anggota JKPI, seperti dari Magelang, Lubuklinggau, hingga Ternate, untuk menggalang dukungan. Ia menyadari bahwa persaingan antar kota cukup ketat, mengingat ada 75 anggota JKPI yang juga mengincar posisi tuan rumah.
“Ada 75 anggota JKPI saat ini, semuanya mau jadi tuan rumah rakernas JKPI. Jadi tolong mohon doa dan dukungannya agar kota Bengkulu bisa,” tandasnya.


Komentar (0)