Pemprov Bengkulu Siap Dukung Penguatan Bahasa Indonesia di Ruang Publik
Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan komitmennya dalam mendukung pelestarian dan pembinaan bahasa Indonesia. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bengkulu, Herwan Antoni, saat menerima audiensi dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, di ruang kerjanya, Selasa (6/7).
Audiensi tersebut membahas strategi penguatan peran daerah dalam pengawasan dan pembinaan penggunaan bahasa Indonesia, khususnya di ruang publik dan dokumen resmi.
“Kami mendukung sepenuhnya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga siap mendukung langkah-langkah ini. Apalagi sudah ada regulasi yang menjadi pedoman, jadi tak ada alasan untuk melupakan bahasa Indonesia,” ujar Herwan Antoni.
Ia menambahkan, pemerintah akan menindaklanjuti kerja sama ini dengan menyusun surat edaran sebagai ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih sadar terhadap pentingnya penggunaan bahasa nasional.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Bengkulu, Andriana Yohan, menyampaikan rencana pembentukan Tim Pengawasan Bahasa yang akan dipimpin langsung oleh Sekda.
“Kami berharap tim ini dapat mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang tepat di ruang publik, papan nama, lanskap kota, hingga dokumen pemerintahan. Ini bentuk pembinaan sekaligus edukasi kepada masyarakat,” jelas Andriana.
Balai Bahasa juga memaparkan program strategis pembinaan terhadap 50 lembaga di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, dalam rangka konsolidasi pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. Dukungan dari pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk keberhasilan program tersebut.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang konkret untuk memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai jati diri, alat komunikasi nasional, serta pemersatu bangsa di tengah keberagaman.


Komentar (0)