Belum Seumur Jagung, Proyek Inpres Jalan Daerah 2024-2025 di Kepahiang Ambalas
Bengkulu www.potretraflesia.com/ – Melalui intruksi Presiden Tahun Anggaran 2024-2025 Kabupaten Kepahiang mendapatkan kucuran dana untuk Pembangunan infrastuktur, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu menugaskan Satker Pelaksana Jalan Nasional wilayah I untuk menangani pekerjaan Pembangunan lanjutan ruas Jalan Ringroad Kepahiang – Tebat Monok yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional.
Dengan Anggaran Rp. 31.071.771.000,- (Tiga Puluh Satu Milyar Tujuh Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Rupiah) yang bersumber dari APBN murni Ruas Jalan Ringroad Kepahiang-Tebat Monok selesai dikerjakan oleh pelaksanan kegiatan PT. Pulau Batu Intan, dan saat ini Jalan sudah dibuka dan dilewati kendaraan.

seharusnya menjadi kebanggaan bagi masyarakat dan pengguna jalan, tetapi sebaliknya Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ini malah menjadi sorotan yang negatif, dimana belum seumur Jagung dibuka dan dilewati pengguna jalan saat ini jalan sudah rusak/amblas disalah satu titik ruas jalan, dan ada ancaman kembali akan amblas di titik lainya.
Terkait amblasnya Ruas jalan Ringroad Kepahiang-Tebat monok ini menjadi sorotan dari organisasi kemaysrakatan (Ormas) Garbeta, melalui Ketua Umum garbeta Dedi Mulyadi menyampaikan kepada awak media melalui telpon celuler memberi komentar sekaligus kritikan, disampaikan bahwa kita dari ormas garbeta sudah mengikuti dan memantau kegiatan pembanguna jalan inpres daerah (JID) dikabupaten kepahiaang dari awal pelaksanaan pembangunan, Minggu 05/10/2025 saya bersama pengurus garbeta lainnya melewati jalan tersebut, kami menemukan ada satu titik jalan rusak/amblas dan ada titik lainya akan terjadi amblas juga, mengingat timbunan tidak kokoh dan tidak dipasang pelapis penahan longsor secara permanen.

dijelaskan pula dengan kejadian ini kita mempertanyakan mutu dari bangunan yang dikerjakan pihak ketiga dalam hal ini sebagai pelaksananya yaitu PT. Pulau Batu Intan, mengingat anggaran yang digelontorkan tidaklah kecil, dan diduga dengan fakta rusak/ambalsnya jalan ada kesalahan dalam pengerjaan pekerjaan, dengan kejadian ini kita akan segera menyurati Balai Pelaksana Jalan Nasinal (BPJN) satker wilayah I, dan akan meminta pihak penegak hukum untuk memerikasa pekerjaan jalan tersebut, jelasnya dengan tegas.
awak media juga berusaha mengkonfirmasi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) satker wilayah I, hingga Berita ini di tayangkan belum dapat dihubungi.
Reporter : Chandra
Editor : Agus. A


Komentar (0)