Geng Motor Bikin Resah? TNI Siapkan Strategi Patroli Acak dan Pengawasan Ketat!

Oleh admin 21 Feb 2026, 11:37 WIB 51 Views

BENGKULU – Komandan Kodim (Dandim) Kodim 0407/Kota Bengkulu, Letkol Inf Condro Edi Wibowo, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga kondusivitas wilayah dari potensi gangguan keamanan, termasuk isu geng motor yang meresahkan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi bersama Wali Kota, Kapolresta, serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Menurut Letkol Inf Condro, langkah pencegahan harus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga aparat keamanan di kelurahan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan sejak dini.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin strategis disepakati, di antaranya optimalisasi penggunaan CCTV di titik-titik rawan untuk memantau aktivitas mencurigakan secara real-time. Selain itu, peningkatan penerangan jalan di area gelap juga menjadi perhatian guna meminimalisir peluang terjadinya tindak kriminal maupun kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

Penguatan komunikasi dan pertukaran informasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak kelurahan, serta RT/RW juga menjadi fokus utama. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat respons apabila muncul indikasi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Letkol Inf Condro turut menyoroti pola patroli gabungan yang akan diterapkan secara lebih efektif dan tidak terjadwal tetap. Menurutnya, patroli yang dilakukan secara acak (random) dan sewaktu-waktu, serta didukung pemantauan CCTV, akan membuat pergerakan aparat tidak mudah terbaca oleh pihak-pihak yang berniat melakukan gangguan.

“Jika kita laksanakan secara rutin, jadwal kita akan terbaca oleh mereka. Namun jika dilakukan secara acak dan didukung pemantauan CCTV, kita bisa lebih cepat mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menimbulkan masalah,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi solid antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, situasi keamanan di Kota Bengkulu tetap terjaga sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Berikut 13 geng motor dalam pengawasan Tim gabungan Pemkot, Kepolisian dan TNI :

 

1. Geng motor yang berkumpul di warung Dedi (kelurahan panorama anggota lebih kurang 20 orang)

2. Geng motor Venom (dekat RS dkt anggota lebih kuranh 20 orang)

3. Geng motor gerombolan pasukan semenanjung ( tempat kumpul warung Mak Ira belakang SMA 7 jalan jenggalu Anggota lebih kurang 15 orang)

4. Geng motor mushang king 2022 (tempat kumpul warung emak gang depan man model kecamatan gading cempaka anggota lebih kurang 20 orang)

5. Geng motor warung sultang (ws) ( lokasi bumi ayu ujung Anggota lebih kurang 30 orang)

6. Geng motor KA seto dan rasixs comunity ( titik kumpul belakang hotel Santika anggota lebih kurang 30 orang)

7. Geng motor bats ( jalan hibrida raya depan RS Ummi jumlah anggota lebih kurang 15 orang)

8. Wagana (lokasi simpang Bapas Kuala alam jumlah anggota lebih kurang 30 orang)

9. Warung Hafizh (lokasi jalan bumi ayu jumlah anggota lebih kurang 20 orang)

10. Geng pasukan senyap malam ( kelurahan Semarang jumlah anggota lebih kurang 40 orang)

11. Geng motor dendam ceria (lokasi jalan danau dendam tak sudah jumlah anggota lebih kurang 30 orang)

12. Geng motor city crew (lokasi jalan Cendana sawah lebar jumlah anggota lebih kurang 30 orang)

13. Geng motor no name ( lokasi jalan Kalimantan raya rawa makmur jumlah anggota lebih kurang 30 orang).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)