Rp36 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Kaur, Gubernur Pastikan DBH Rp200 Miliar Segera Cair
KAUR – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp36 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kaur pada Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi rekonstruksi Jalan Tanjung Kemuning–Datar Lebar senilai Rp21 miliar dan Jalan Tanjung Iman–Muara Sahung sebesar Rp15 miliar.
Selain itu, Dana Bagi Hasil (DBH) yang sempat tertunda lebih dari Rp200 miliar dipastikan segera direalisasikan. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyatakan pencairan DBH tersebut direncanakan pada Maret mendatang sebagai bagian dari komitmen memperkuat sinergi pembangunan antara provinsi dan kabupaten.
Pernyataan itu disampaikan Helmi Hasan saat Safari Ramadan 1447 H/2026 di Masjid Jamik Bintuhan, Pasar Bintuhan, Jumat (20/2). Kegiatan tersebut menjadi momentum penyampaian perkembangan pembangunan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Kaur.
Bupati Kaur, Gusril Pausi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi. Ia menyebut sejumlah program telah direalisasikan, mulai dari bantuan bus sekolah, ambulans, hingga pembangunan beberapa ruas jalan kewenangan provinsi seperti di Lungkang Kule. Ke depan, ruas Muara Sahung juga akan dibangun.
Gusril juga mengungkapkan perkembangan peningkatan status Pelabuhan Linau dari pelabuhan pengumpan regional menjadi pelabuhan pengumpul. Selain itu, rencana pembukaan akses jalan tembus menuju Muara Enim melalui Padang Guci Ulu terus didorong melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sejumlah program strategis lainnya turut berjalan di Kabupaten Kaur, di antaranya Koperasi Merah Putih, pembangunan Sekolah Rakyat, program kampung nelayan di Kecamatan Nasal, serta penguatan pasokan listrik melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Gardu Induk (GI).
Di akhir sambutannya, Helmi Hasan menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan realisasi pembangunan secara bertahap. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim, sebagai bagian dari nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Komentar (0)