Iman Brotoseno Mundur dari Jabatan Dirut TVRI, Rekaman Rapat Internal Beredar
Jakarta – Sebuah momen pamit yang hening namun sarat makna mewarnai tubuh Televisi Republik Indonesia (TVRI). Rekaman rapat internal melalui aplikasi Zoom yang beredar pada Senin pagi, 23 Februari 2026, mengungkap keputusan Iman Brotoseno untuk mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama TVRI.
Dalam rekaman tersebut, Iman terdengar menyampaikan perpisahan dengan nada tenang. Ia menyebut keputusan itu telah melalui perenungan panjang bersama keluarga serta Dewan Pengawas TVRI.
Ia bahkan mengutip pepatah Prancis yang menyebut perpisahan sebagai “kematian kecil”, menggambarkan berakhirnya satu fase kehidupan sekaligus membuka kemungkinan perjumpaan di ruang dan dimensi berbeda di masa mendatang.
Di hadapan jajaran internal, Iman menitipkan harapan agar TVRI kelak tumbuh menjadi televisi kelas dunia. Harapan tersebut disampaikannya dengan nada tulus, menegaskan visi besar yang selama ini ia dorong dalam transformasi lembaga penyiaran publik tersebut.
Iman juga mengungkapkan penyesalan pribadi karena belum sempat menikmati kebersamaan menonton Piala Dunia bersama rekan-rekannya di lingkungan TVRI.
Tak hanya berpamitan, ia meninggalkan pesan etis bagi seluruh karyawan dan insan redaksi. Ia menekankan pentingnya loyalitas kepada pimpinan dan pemerintah, serta menjaga amanah kelembagaan. Menurutnya, disiplin dan kepatuhan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas di lembaga penyiaran publik.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Iman belum membuahkan hasil. Panggilan telepon belum terjawab dan pesan singkat belum mendapat respons. Anggota Dewan Pengawas TVRI, Agus Sudibyo, juga belum memberikan keterangan resmi terkait pengunduran diri tersebut.
Pengunduran diri ini menutup satu bab penting dalam perjalanan TVRI. Di tengah dinamika yang ada, publik kini menantikan arah kepemimpinan berikutnya serta kelanjutan agenda transformasi menuju TVRI yang berkelas dunia.

Komentar (0)