Muskap BMA Lebong ke-III: Azhari Tekankan Peran Adat sebagai Penjaga Stabilitas di Era Modern

Oleh admin 05 Des 2025, 22:23 WIB 2 Views

“Resmi Pimpin BMA 2025–2030, Ariyanto Janji Tata Ulang Kelembagaan Adat Lebong”

Lebong, www.potretraflesia.com/ – Ariyanto resmi menjabat sebagai ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Lebong periode 2025_2030. Hal tersebut sesuai Hasil Musyawarah Lengkap (Muskap) BMA Lrbong ke-III dengan tema “Cinta Budaya, Cinta Daerah, Gerakan Adat Menjadi Pelopor Dalam Pelestarian Budaya Rejang di Tengah Arus Globalisasi”. Muskap tersebut berlangsung di Aula Pemda Lebong. Jum’at siang (05/12/2025).

Muskap BMA Lebong ke-III itu dibuka langsung oleh Bupati Lebong, H. Azhari, dihadiri, Wakil Bupati Lebong, Bambang, ASB, Ketua BMA Lebong, Ariyanto, Mantan Bupati Lebong, Dalhadi Umar, Tokoh Adat, Ketua BMA Kecamatan se-Kabupaten Lebong dan Seluruh Panitia Muskap.

Bupati Lebong, H. Azhari, menjelaskan, Badan Musyawarah Adat adalah institusi adat tertinggi yang memayungi berbagai nilai, aturan, norma, dan tradisi yang telah diwariskan sejak nenek moyang. BMA adalah ruang untuk menimbang persoalan, menguatkan kebersamaan, menyelesaikan sengketa secara beradab, dan menjaga kehormatan masyarakat Lebong agar tetap tegak di tengah arus perubahan zaman.

“Musyawarah Lengkap yang kita laksanakan hari ini memiliki arti strategis, karena merupakan forum tertinggi untuk, Mengevaluasi pelaksanaan tugas adat dalam beberapa tahun terakhir”, ujarnya.

Kemudian, ia berharap pengurus baru nanti mampu menata kembali kelembagaan dan struktur organisasi BMA agar lebih efektif dan responsif. Bahkan, harus membahas dan mengesahkan tata tertib sidang, agenda, serta rekomendasi komisi-komisi.

Peran Strategis BMA dalam Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Lebong menyadari bahwa adat bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga modal sosial yang sangat vital dalam pembangunan daerah.

“Di tengah berbagai tantangan seperti konflik sosial, persoalan batas wilayah, pemanfaatan sumber daya alam, pergeseran nilai generasi muda, dan dinamika modernisasi, BMA hadir sebagai penjaga keseimbangan dan perekat masyarakat”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BMA Definitif, Ariyanto, mengungkapkan, bahwa dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkhusus kepada Bupati Lebong telah mempercayai dirinya menjabat sebagai Ketua BMA terpilih secara aklamasi. Dirinya, berkomitmen menjalakan tugas sesuai arahan Bupati Lebong menjaga marwah adat istiadat di Bumi Swarang Patang Stumang.

“Alhamdulillah, saya terpilih secara Aklamasi Sebagai Ketua BMA Lebong Definitif Periode 2025-2030. Ini merupakan tanggungjawab yang besar untuk menata kembali mana yang tertinggal dan melanjutkan mana yang baik adat kita”, ungkapnya.

Dirinya, juga mengucapkan, terimakasih kepada panitia Muskap BMA Lebong ke-III ini. Ia mendo’akam agar setiap langkah menjadi amal ibadah.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Panitia telah bekerja keras mensukses Muskap BMA Lebong ke-III ini. Semoga menjadi ladang amal ibadah”, demikian Ariyanto.

Reporter: Can
Editor: Agus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *